today…kita hampir melewati ramadhan..
cuma pengen berharap bahwa ramadhan tahun depan
(Smoga kita sampai pd ramadhan berikutnya)
akan lebih baik daripada keadaan yang sekarang
Smoga amal ibadah kita dterima ALLAH SWT
amiin
today…kita hampir melewati ramadhan..
cuma pengen berharap bahwa ramadhan tahun depan
(Smoga kita sampai pd ramadhan berikutnya)
akan lebih baik daripada keadaan yang sekarang
Smoga amal ibadah kita dterima ALLAH SWT
amiin
Posted in curhat
chear Up …. (bener ndak tulisannya gitu??)
saat kita diselimuti kesenangan mungkin kita akan merasa biasa aja tanpa pernah merasa bahwa segalanya, entah itu udara yang kita hirup, panas yang kita dapat dari matahari, ataupun bisa mengetik seperti sekarang ini. semuanya itu ada yang memberi
Barulah disaat kita dalam keadaan terdesak , kita baru ingat , kita baru berharap kepada sang Maha Pemberi….
ternyata manusia itu Lemah… tiada daya dan upaya selain milik ALLAH SWT
Posted in taujih
Pada suatu pagi buta, seorang pemuda mendatangi rumah gurunya yang dikenal bijak di desa itu. Dia mengetuk pintu rumah dengan keras, sambil suaranya terdengar memanggil-manggil gurunya.
Si guru sambil mengusap matanya dan menahan kuap membuka pintu sambil berkata, “Ada apa anakku? Pagi-pagi begini mengganggu nyenyak tidurku. Ada sesuatu yang penting?” Pemuda menjawab, “Ampun guru, maafkan saya terpaksa mengganggu tidur guru. Ada sesuatu yang ingin saya tanyakan.” Si guru kemudian mempersilahkannya masuk ke dalam rumah dan pemuda itu pun segera menceritakan kegundahannya, yakni semalam dia bermimpi dijemput malaikat dan diajak pergi meninggalkan dunia ini. Dia ingin menolak tetapi sesuatu seperti memaksanya harus pergi. Saat tarik menarik itulah dia terbangun sambil berkeringat dan tidak dapat tidur lagi. Timbul perasaan takut dan tidak berdaya membayangkan bila malaikat benar-benar datang kepadanya.
Si pemuda kemudian bertanya kepada gurunya, “Guru, kapan kematian akan datang kepada manusia?” Gurunya menjawab, “Saya tidak tahu anakku. Kematian adalah rahasia Tuhan”.
“Aaaakh, guru pasti tahu. Guru kan selalu menjadi tempat bertanya bagi semua orang di daerah sini,” desak si murid. “Baiklah. Sebenarnya rata-rata manusia meninggal pada usia 70 sampai 75 tahun. Tetapi sebagian ada yang tidak mencapai atau lebih dari perkiraan tersebut.” Merasa tidak puas dia kembali bertanya, “Jadi, umur berapakah manusia pantas untuk mati?” Sambil pandangannya menerawang keluar jendela, sang guru menjawab, “Sesungguhnya, begitu manusia dilahirkan, proses penuaan langsung terjadi. Sejak saat itu, manusia semakin tua dan kapan pun bisa mengalami kematian”. Si murid bertanya terus, “Lalu, bagaimana sebaiknya saya menjalani hidup ini?”
”Hidup sesungguhnya adalah saat ini, bukan besok atau kemarin. Hargai hidup yang singkat ini, jangan sia siakan waktu. Bekerjalah secara jujur dan bertanggung jawab, usahakan berbuat baik pada setiap kesempatan. Jangan takut mati, nikmati kehidupanmu! Mengerti?” Dengan wajah gembira si murid berkata, “Terima kasih guru, saya mengerti. Saya akan belajar dan bekerja dengan sungguh-sungguh, berani menghadapi hidup ini, sekaligus menikmatinya. Saya pamit guru.”
Hiduplah saat ini, tidak usah menyesali hari kemarin, karena hari kemarin sudah berlalu, tidak usah cemas akan hari esok, karena hari esok belum datang,
Hanya hari ini yang menjanjikan kesuksesan , kebahagian bagi setiap orang yang mau dan mampu mengaktualisasikan dirinya dengan penuh totalitas!
Sekali lagi,
Hiduplah saat ini!!
Oleh : AndrieWongso *)
kutip : www.cybermq.com
Posted in Uncategorized